Penunjukan Wakil Bupati Bekasi Menjadi PLT Bupati Sebagai Keputusan Konstitusional Yang Sarat Nilai Edukasi Demokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan Yang Sehat

IMG-20251221-WA0000~2

CyberNews.my.id|Bekasi ____ Kabupaten Bekasi memasuki babak baru dalam perjalanan pemerintahannya. Penunjukan dr. H. Asep Surya Atmadja sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Bekasi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bukan sekadar pengisian kekosongan jabatan, melainkan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik dan stabilitas pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Praktisi Hukum sekaligus pengamat kebijakan publik Suranto, S.E., S.H., CCD, angkat bicara terkait penunjukan Wakil Bupati dr. Asep, Suranto memandang penunjukan tersebut sebagai keputusan konstitusional yang sarat nilai edukasi demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang sehat. Dalam sistem pemerintahan modern, mekanisme penunjukan Plt kepala daerah adalah instrumen penting untuk memastikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama, meskipun daerah tengah menghadapi dinamika politik dan hukum.

“Ini adalah pembelajaran publik yang baik. Negara hadir dengan mekanisme yang jelas, terukur, dan sah. Penunjukan dr. Asep sebagai Plt Bupati Bekasi menunjukkan bahwa roda pemerintahan tidak boleh berhenti hanya karena satu dinamika,” ujarnya

Suranto menilai sosok dr. Asep membawa harapan baru bagi Kabupaten Bekasi. Latar belakangnya sebagai tenaga medis memberikan perspektif kepemimpinan yang humanis, berorientasi pada pelayanan, dan sensitif terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Dalam konteks kebijakan publik, kepemimpinan Plt Bupati diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas birokrasi dan percepatan pelayanan, khususnya pada sektor-sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, dan pelayanan administrasi masyarakat.

“Publik hari ini membutuhkan ketenangan, kepastian, dan arah. Kepemimpinan transisional justru bisa menjadi momentum untuk merapikan birokrasi dan memperkuat pelayanan publik. Di titik inilah saya melihat potensi dr. Asep,” jelasnya

Dirinya juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat bahwa jabatan Plt bukanlah simbol lemahnya pemerintahan, melainkan bentuk kedewasaan sistem demokrasi yang telah menyiapkan solusi dalam setiap situasi.

Di sisi lain, sebagai praktisi hukum, Suranto mengingatkan agar seluruh pihak tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap H. Ade Kuswara Kunang, sembari menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia pun menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi H. Ade Kuswara Kunang beserta ayahandanya, H. Muhammad Kunang, agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi ujian.

“Hukum harus berjalan, namun empati dan nilai kemanusiaan tidak boleh hilang. Ini juga bagian dari edukasi publik dalam negara hukum,” lanjutnya

Menutup pandangannya, Suranto mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menyambut kepemimpinan Plt Bupati dengan optimisme dan partisipasi aktif, seraya menjaga kondusivitas daerah sebagai modal utama pembangunan. Dengan semangat advertorial-edukatif ini, penunjukan dr. H. Asep Surya Atmadja sebagai Plt Bupati diharapkan tidak hanya dipahami sebagai keputusan administratif, tetapi juga sebagai momentum pembelajaran publik tentang pentingnya tata kelola pemerintahan

“Harapan baru tidak lahir dari jabatan semata, tetapi dari kolaborasi antara pemimpin dan masyarakat. Jika stabilitas terjaga, maka Bekasi punya peluang besar untuk melangkah lebih maju,” pungkasnya.

  1. (Red)